1lBn3oUcMXadgYplTY9quoFOh2yQQsKaYuogpOlq

Kopi Air Mata

Dalam kehidupan yang bimbang

membayang, ada sebuah lentera harapan

Berwujud manusia jelita

Datang tangan terulur

Jalan tangan memukul

Sesal, dibuang di jalan, dipermalukan


Kecewa ini teruntuk lentera itu

Diwakili air mata yang hitam


Lentera harapan, sebagai penerang

Nyatanya bukan nur, tapi nar!

Terang yang panas dan membakar

bukan yang hangat dan memeluk


Bakar saja semua rasa cintamu!

hingga habis, bersih

agar orang lain yang pantas

Dapat hadir mengisi cemas.

Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar