Berhenti Menghadap Punggung Setiap Manusia

Lihatlah, malam 

Rasalah, malam

Inilah, hidup yang cuma sekali dan tidak pernah dianggap ada

Keberadaan dirimu sekadar sia-sia

Orang-orang lebih memilih engkau tiada

Mengutuklah, menggerutulah,

Mustahil akan ada yang peduli

Satu-satunya jalan adalah menikmatinya, omong kosong!

Bikin saja dirimu mampus

Dalam dingin, hitam, di tempat paling tidak kentara, di bawah jurang paling dalam, mendekam tidak bernapas, hanyut, lepas, muntah-muntah, setiap waktu adalah malam

Percuma, percayalah

Inilah kepercayaan yang dapat engkau pegang: engkau tidak akan mendapat cahaya

Hidup dalam kubangan dosa

Diabaikan, dicampakkan,

Oleh punggung-punggung setiap manusia yang mengenalmu

Biarkan malam yang gelap memelukmu

Memeluk jiwa yang kelabu, hati yang rancu, raga yang... kaku

Selamat tinggal dunia dan permainan konyol...

Berhenti Menghadap Punggung Setiap Manusia


Tinggalkan Komentar

0 Comments