Cara Retrieve Lure Minnow untuk Gabus, Hampala, Masheer

Retrive dalam memancing adalah sebuah teknik menggulung benang (umumnya PE) setelah melempat lure. Memerhatikan teknik retrieve lure yang baik dan benar sangat dibutuhkan, sebab teknik tersebut berkenaan langsung dengan action umpan Anda.

Setiap umpan buatan didesain untuk menarik perhatian pemangsa (predator). Beberapa predator yang memakan wader atau siluang di antaranya adalah gabus, hampala, dan masheer. Jenis ikan tersebut masih tersebar hampir di seluruh Indonesia. Namun nahasnya, populasinya makin hari makin berkurang.

Populasi Ikan Predator Berkurang

Hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor mulai dari faktor alam sampai manusia. Kekeringan, bencana gempa, merupakan faktor alam. Sedangkan cara mencari ikan yang merusak habitat alami dengan obat, setrum, dan bom merupakan faktor yang diakibatkan oleh manusia. Saling mengingatkan untuk tidak pakai alat setrum, obat, maupun bom sangat dibutuhkan.

Anda juga bisa mengajukan peraturan ke desa supaya sungai lestari. Perlu adanya sanksi nyata bagi pelanggar, seperti penyitaan, denda, hingga kurungan. Beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Tulungagung sudah melakukannya. Namun sebagian daerah lainnya masih melegalkan perbuatan merusak habitat alami khususnya sungai tersebut.

Menggunakan Alat yang Sesuai

Alat pancing juga berpengaruh terhadap cara retrieve atau menggulung senar. Penggunaan alat yang sesuai sangat dibutuhkan, tidak perlu mahal, banyak alat memancing teknik casting yang terjangkau. Apalagi Anda mendapatkannya dari grup jual beli alat pancing bekas daerah Anda, atau dari teman butuh uang gara-gara kehilangan pekerjaan sebab pandemi.

  1. Sesuaikan joran pancing untuk cara retrieve yang terbaik. Kalau hendak menggoda hampala, menggunakan joran spinning dan baitcasting bisa dilakukan. Cari yang memiliki kapasitas pada interval 1 sampai 8 lb. Bisa 1-3, 2-4, 1-5, atau 4-8. Joran jenis Extra Ultra Light, Ultra Light, hingga Light adalah yang disarankan.
  2. Berbeda dengan ikan hampala, gabus membutuhkan joran yang lebih kuat. Sebenarnya pakai XUL, UL, dan L tetap bisa. Namun kalau kaget tiba-tiba kena sambaran, bisa mematahkan joran karena sentakan. Memakai joran jenis Light, Medium Light, dan Medium Heavy lebih AMAN. Kalau sudah terbiasa pakai UL, tentu akan lebih seru saat fight hingga hook up dengan gabus.
  3. Reel atau penggulung senar sesuaikan dengan joran supaya cara retrive menjadi maksimal. Kalau pakai joran BC (ada jalu) gunakan reel jenis BC. Begitu pula untuk spinning. Sebenarnya semua tergantu Anda. Asal Anda nyaman tentu tidak ada soal kalau pakai joran BC duet dengan reel spinning.
  4. Benang harus pakai PE supaya lebih mantab. Cara retrieve supaya memperoleh jarak bagus dengan long cast atau melempar jauh. Hal tersebut akan didukung penuh oleh benang jenis PE. Meski diameter benang PE kecil, kekuatannya jauh lebih kokoh daripada senar mono. Sebab benang PE memiliki beberapa lapisan yang memperkuatnya.
  5. Jangan lupa pakai leader agar action lure saat di air maksimal. Selain untuk action umpan, senar leader dibutuhkan agar aman, apalagi saat fight dengan ikan bergigi. Gunakan knot rapala untuk mengikat leader dengan lure, daripada mesti pakai kili-kili dan kancing. Khususnya pada urusan memancing di sungai.

Cara Retrieve Ikan Gabus Supaya Mau Menyambar

Ikan gabus mudah berkembang biak, khususnya pada sungai yang masih perawan; belum tersentuh PLN. Kalau sungai tersebut menjadi langganan tukang obat dan PLN, musnahlah habitatnya, telur-telurnya, dan rusak airnya. Disebut juga sebagai snakehead, kocolan, kutuk, cengor, dan lain sebagainya.

  1. Pastikan spot cast yang hendak dituju ada ikannya. Dapat dilihat dari keadaan lokasi; apakah ada lumpur, arusnya tenang, tumbuhan air, alami, atau sebaliknya. Kegemaran ikan gabus di sungai yang tidak terlalu jernih dan tanpa arus. Seperti rawa, kubangan, kali sawah, dan sebagainya.
  2. Menggunakan soft frog lebih disarankan. Meski pada dasarnya makanan ikan gabus adalah ikan kecil (wader atau seluang), katak, kodok. Pakai soft frog memudahkan pemancing cast yang bermain di sungai atau rawa banyak tumbuhan air dan sangkutan. Soft frog didesain agar mudah dalam retrieve tanpa menyangkut.
  3. Lemparan awal pakai retrieve pelan, hal ini untuk memancing ikan gabus yang bersembunyi. Kalau sungai tanpa arus, teknik retrieve pelan benar-benar telihat oleh ikan. Namun kalau sungai berarus, mesti dipercepat penggulungan senarnya.
  4. Retrieve ikan gabus dengan berirama yang padu. Misalnya pada awal permainan pelan, setelah lima lemparan dilanjut retrieve sedang menuju cepat. Anda juga bisa memainkan lure dengan sentakan, namun sebenarnya hal tersebut bisa dihilangkan. Anda cukup mainkan dengan retrieve pada gulungan senarnya.
  5. Menambah timah pemberat kalau spot sasaran ikan gabus lumayan dalam. Selain pakai timah pemberat, mengganti soft frog dengan minnow jenis sinking baik standar maupun heavy disarankan. Namun pastikan bahwa spot tersebut benar-benar bebas dari sangkutan seperti rumput, sampah, dan tumbuhan air.
  6. Cara retrieve ikan gabus supaya disambar lainnya yaitu berganti-ganti cara. Misal pakai cara pelan tidak ada sambaran setelah 10 kali lempar, ganti retrieve medium sampai fast. Atur sentakan satu satu, satu dua, atau berapa pun asal Anda merasa itu pas diterapkan saat retrieve. Ganti warna dan jenis lure, ganti spot, dan arah melempar disarankan.

Cara Retrieve Ikan Hampala Paling Penting Paham Spot

Ikan hampala berbentuk lonjong dan lumayan bulat. Memiliki mulut yang lumayan besar, sisik lebar, dan tenaga yang panjang. Stamina ikan hampala lumayan banyak, namun dengan piranti memancing memadai, ikan tersebut bisa cepat landed. Asal saat hook up benar-benar sempurna.

  1. Memilih spot yang benar; di arus tenang balik batu, pinggir sungai berarus, atau bawah batang pohon. Kalau sungai tidak berarus, Anda bisa lempar ke tempat potensial di mana ikan hampala berada. Air sungai naik, keruh, dan jernih juga memengaruhi.
  2. Menggunakan minnow terang dan cemerlang atau spoon untuk cast hampala di sungai arus  deras air keruh. Minnow yang disarankan jenis sinking (tenggelam), kalau sungai tidak berarus bisa pakai mini popper yang diretrieve dengan zig-zag. Kalau pakai spoon adalah yang paling mudah, lempar dan gulung cepat, beres.
  3. Agar action lure benar-benar maksimal, pahami jenis umpan yang Anda gunakan. Beberapa lure yang bisa diandalkan untuk cast hampala adalah: minnow (floating, suspend, sinking), mini popper, spoon, mini crankbait, pensil, dan lain-lain tergantung spot memancing.
  4. Retrieve hampala tergantung jenis umpan yang digunakan. Mini popper dan pensil dilakukan dengan menarik pada satu sentakan agar menciptakan cipratan air dan zig zag untuk pensil. Kalau spoon, sinking, suspend, bisa langsung ditarik saja. Memainkan pada sentakan juga tidak ada salahnya.
  5. Menambah trebel hook (mata kail 3) dengan benang kilat yang dijual murah di toko pancing. Hal ini sangat cocok dikombinasi dengan penggunaan spoon, semakin blink-blink pada arus deras kondisi air keruh. Caranya dengan mengikat benang kilat ke treble hook kemudian dilem kuat.
  6. Pakai cara retrieve start stop sering digunakan di arus deras. Anda bisa mulai menggulung senar, berhenti sebentar saja, gulung lagi, sesuai irama yang ditentukan oleh diri pemancing sendiri. Bayangkan saja ikan tertarik dengan action lure tersebut, kalau tidak pakai cara lain yang masih banyak jenisnya.

Cara Retrieve Ikan Masheer Sama dengan Hampala

Ikan masheer biasanya sering berada di sungai arus tenang dan sedang. Tidak sampai arus deras, meski pada beberapa hal tetap saja jenis ikan ini di sana. Pakai mini popper atau pencil dan gunakan retrieve terbaik Anda kalau di arus tenang. Sedangkan arus deras pakai minnow sinking atau spoon.

Habitat ikan masheer biasanya di sungai bebatuan, sungai di gunung, sungai tengah hutan. Asal sungai tersebut belum terjamah tangan-tangan jahil dan tidak bertanggung jawab, pasti jenis ikan di dalamnya sangat banyak dan ramai.

Itulah beberapa cara retrieve lure ikan gabus, hampala, dan masheer. Saya sendiri masih dua hari lalu belajar casting, jadi kalau informasi di atas ada yang berbeda dengan pengalaman panjang para master, silakan dikoreksi.

Cara Retrieve Lure Minnow untuk Gabus, Hampala, Masheer
Image by kassai alabaster from Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments