7 Spot Mancing Blitar Barat (Kabupaten) Banyak Ikan

Sebelum saya menginformasikan spot mancing Blitar Barat, perlu saya sampaikan begini:

Jika ada pembaca blog ini yang merupakan tukang setrum atau tukang putas (obat), maka segeralah sadar dan bertaubat dengan taubatannasuha! Sebelum Anda disadarkan oleh batu yang dilempar penduduk setempat.

Memancing menjadi hiburan yang tak ternilai harganya bagi banyak orang. Termasuk saya. Oleh karena itu, selain hendak menginformasikan, saya ingin mencari teman memancing biar tidak selalu sendirian.

Kali Jati 

Kali Jati adalah spot pertama dan sering saya datangi. Kali tersebut cukup luas, tempatnya pun mudah untuk dijumpai karena memotong jalan utama menuju Kediri Kabupaten. Arah untuk memancing di kali adalah kantor desa Jati ke utara sekira 150 meter. Akan ada jembatan kali di sana, itulah tempatnya.

Kali yang cukup tenang, luas, dan nyaman. Mungkin yang perlu diwaspadai hanya ular atau ulat bulu. Di sisi kiri dan kanan jembatan itulah tempat mancingnya. Orang-orang lebih sering memancing di atas dam daripada di bawahnya.

Sasaran ikan di sini ada banyak jenis, mulai dari jenis yang paling umum hingga khusus. Mulai dari wader, nilem, ganting, ndaringan, lele, kutuk, mujair, nila, bahkan lohan. 

Kali Jati Tengah Sawah

Berbeda dengan kali sebelumnya, spot mancing Blitar Barat ini masih di area Desa Jati. Yakni di tengah sawah. Arahnya dari kantor desa Jati ke timur, hingga menemukan persawahan dan di sana akan ada jembatan. Di kali ini arusnya lebih deras dibanding sebelumnya. Namun ikannya tidak kalah banyak.

Kali ini membujur utara-selatan. Yang perlu diperhatikan adalah adanya pencari pasir. Jika Anda tidak mengalami masalah dengan itu, maka tidak apa-apa. Ikan di kali ini, besar-besar, namun lebih sulit. Serta tidak ada tempat yang teduh. 

Memancing di sore atau malam hari menjadi solusi. Kalau malam ajak teman, khawatirnya Anda mabuk dan mati tenggelam.

Dam Bacem

Dam Bacem adalah spot mancing Blitar Barat selanjutnya. Tempatnya cukup mudah dijumpai, sebab tepat berada di depan SPBU Bacem. Anda cukup masuk ke dalam sawah (bawa sekalian motor) kemudian mulai memancing. 

Jangan tinggalkan motor di pinggir jalan. Ingat, Anda akan memancing ikan bukan memancing pencuri.

Orang-orang yang memancing di sini sering menggunakan teknik pelampung daripada dasaran. Sasaran ikan sama saja, tetapi setelah banjir biasanya akan banyak ikan yang keluar dari kolam atau terseret arus. Mulai dari ikan hias seperti koi dan lohan. Sampai dengan ikan konsumsi yang enak,;mujair, gurami, lele, dan sebagainya.

Yang dipancing bukan di bawah dam, tetapi di atasnya. Arusnya tenang saja. Banyak rimbun belukar di pinggir kali, makanya ikan-ikan seperti cengor atau kutuk, wader, dan sili banyak berkembang biak. Berkawin ria di sana.

Dam Termas

Saya baru saja dari Dam Termas yang banyak dipancingi orang itu. Tempatnya sangat luas karena memiliki 5 lubang keluar air. Jauh lebih luas dibanding kali-kali yang sudah disebutkan sebelumnya. Anda bisa mendapat banyak wader jika memancing pada sore hari.

Dam termas adalah spot mancing Blitar Barat yang masih populer. Sebab setiap sore akan selalu ada orang-orang baik dari daerah sekitar maupun luar yang memancing. Siapkan pancing tegek untuk memancing di jarak dekat, dan siapkan juga reel guna menjangkau kali bagian tengah. Siapa tahu ikan babon menunggu umpan Anda!

Sayangnya, tempat di Dam Termas ini perlu masuk ke dalam sawah. Motor bisa dibawa masuk, namun perhatikan kaki Anda agar tidak terkena rumput di sisi kiri dan kanan.

Bok Glodak

Blok Glodak sudah tidak berbunyi glodak-glodak karena sudah diaspal. Tempatnya mudah dijangkau, berada di jalan utama menuju ke sawah. Anda bisa mampir ke Bok Glodak sebelum menuju Dam Termas karena merupakan satu arah jika berangkat dari Pasar Cangkring.

Masalahnya di sini juga diambili pasirnya, sehingga sedikit terganggu karena airnya diobok. Tidak jarang orang memancing di sini, menggunakan umpan zaman purba berupa cacing (merah, fosfor, atau ungker) dengan target ganting, wader, serta lele. 

Selain itu, bisa menggunakan umpan lain seperti laron atau jekutru (anak capung). Tidak disarankan memakai lumut karena airnya memiliki arus. Anda bisa pindah ke spot Dam Glodak yang berarus tenang, namun sasaran nila tampaknya sulit makan. Kebanyakan adalah kutuk atau wader.

Dam Batuaji 

Dam Batuaji adalah spot andalan untuk para tukang setrum! Di kali itu tidaklah dalam, tidak sampai sedengkul. Tetapi ikannya sangat banyak. Dulu pernah ditaburi ikan lele. Sekarang yang mendominasi adalah wader.

Pas waktu kemarau, akan jelas terlihat dari air yang jernih ikan-ikan itu. Orang-orang yang tidak sadar terhadap lingkungan sering melakukan penyetruman. Anda bisa memancing di sana dengan umpan cacing saja. Cukup begitu sudah bisa mendapat banyak wader.

Sebagaimana setrum, obat dapat mengakibatkan kerugian untuk banyak pihak. Yang dirugikan tidak hanya para pemancing, tetapi juga petani karena air dan tanahnya menjadi tercemar. Habitat ikan rusak, ikan-ikan kecil mampus, kutu air dan hama membludak tidak terkontrol karena predator utamanya diobat habis-habisan.

Sumber Patok

Inilah spot mancing untuk para master lumut. Anda suka pakai lumut dengan sasaran ikan nila? Datang ke sumber patok ini. Tempatnya lumayan  masuk ke dalam, orang-orang di sekitar sana juga pasti sudah tahu. Apalagi memancing di sini gratis. Dulu, di Sumber Mantenan juga gratis, sekarang tidak dong!

Tidak perlu khawatir jika lupa membawa kopi atau rokok, sebab ada warung di pojok utara yang menyediakannya. Anda bisa memancing dengan santai, di tempat yang teduh dan asri, lengkap beserta kopi dan rokok. 

Kalau melempar jangan terlalu tengah! Ada greng (duri bambu).

Sebenar-benarnya, jika melihat keadaan lingkungan sungai-sungai di Blitar Barat ini kemudian merasa prihatin, bagi kalian yang memiliki finansial lebih, bolehlah menyisihkan sedikit uang guna membeli benih yang akan ditebar ke sungai-sungai tersebut. Mari kita rawat lingkungan, biar hobi menyenangkan ini dapat dirasakan generasi-generasi setelah kita.

Spot Mancing Blitar Barat
Dokumen Pribadi

Tinggalkan Komentar

0 Comments