Cara Membuat Kincir Angin dari Daun Singkong

Semua gratis, pada waktu itu. Kira-kira 20 tahun yang lalu. Dan sekarang dia mencobanya kembali, hampir menangis, merasakan masa-masa murni yang lugu dahulu. Sekarang, tubuhnya berbalut dosa dan kesalahan. Semua berbayar, bahkan untuk kencing saja.

Sebenarnya dia tidak menyesal melakukan perjalanan hidup itu. Perjalanan, seberapa mengerikannya, menjadi sebuah proses yang mesti dilewati. Dia berdiri dari duduknya, melihat temannya yang masih anteng menggarap novel, kemudian berjalan ke belakang membuat segelas kopi.

Dia tidak berada di rumah, perjalanan membuatnya harus berkelana, mencari lebih banyak kesalahan dan mencoba untuk tidak melakukannya untuk kedua kali. 

Di depan rumah temannya itu ada banyak pohon singkong. Dia ingat dahulu, masa-masa itu, sehingga kepada kita sekarang dia berniat memberi contoh membuat kincir angin dengan gratis. Dia dekati pohon singkong dan meninggalkan kopi buatannya, memetik barang sebatang saja yang paling tua daunnya.

Baca juga:

Setelah itu dipotong dengan tangan daun-daun lainnya, menyisakan ruas panjang berwarna ungu kehijauan. Batang itu diletakkan pada ujung jari telunjuk kanan seraya memutarnya dengan perasaan. Sesederhana itu, sekarang kincir angin gratis sudah jadi.

Dia putar terus, bermenit-menit, tanpa jatuh daun singkong di ujung telunjuknya. Ingatannya kembali, dia mencoba membayangkan bahwa kincir angin itu adalah cakra Visnu, atau kumpulan energi yang akan ditembakkan sebagaimana di tontonan Dragon Balls dari televisi dulu. 

Sampai di titik ini, sampai sekarang, lelaki itu belum menemukan tujuan untuk apa dia pergi dari rumah. Pada beberapa waktu hampir dia ketemukan, namun saat kedua tangannya ingin meraih tujuan, tujuan itu menjauh dan menghilang.

Dari kincir angin daun singkong, dia menemukan tujuan itu. Setelah sekian tahun berkelana, pindah dari satu rumah ke rumah teman lainnya, telah ditemukannya tujuan itu dengan sangat jelas! Tidak ingin sang tujuan menghilang lagi, dia segera lari ke kamar mandi dan membersihkan diri.

Setelah itu dia katakan kepada temannya bahwa dirinya hendak pamit, sudah menemukan tujuan, dan harus segera menjemput tujuan itu sebelum hilang. Maka temannya menyalami dengan senang, lebih senang daripada ketika dia datang.

Tujuan itu adalah pulang. //

Cara Membuat Kincir Angin dari Daun Singkong
Image by Amytril from Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments