Bermain Gim di Warung Kopi Bisa Menjadi Sikap yang Bajingan

Saya yakin di sekitar kampus seluruh Indonesia terdapat warung kopi. Dalam warung kopi tersebut, salah satu daya tarik yang ditawarkan adalah jaringan internet gratis. Semakin cepat akses internet kemungkinan besar makin padat pula pengunjungnya.

Hal tersebut terjadi juga di kota Tulungagung dan Blitar. Saya sering berkumpul di warung kopi bersama teman-teman, namun ada 2 jenis keadaan yang saling bertolak kutub.

Keadaan pertama ketika hanya berdua saja. Teman saya tidak akan memegang ponsel pintar sama sekali. Sebab ponsel pintar yang dipakai orang bodoh hanya akan menambah kebodohannya. Sedangkan keadaan kedua adalah ketika teman-teman yang lainnya sudah datang.

Setidaknya ada 4 orang yang hadir dengan membawa ponsel pintar yang sudah terpasang gim online Mobile Legends. Pada mulanya gim tersebut tidak akan berdampak apapun, namun setelah bermain sekitar satu pertandingan, para teman saya tersebut tersesat dalam dunia khayalan yang benar-benar terlepas dari kenyataan.

Bagi seseorang yang tidak memiliki --dan enggan memasang-- aplikasi gim tersebut, tentu hal di atas berdampak sangat besar. Jika Anda merasa bahwa yang dibahas dalam tulisan ini merupakan Anda, maka segeralah bertaubat dengan taubatan nasuha. 

Jika saya boleh mengatakan apa saja dampak bagi orang yang tidak turut bermain adalah: merasa ditiadakan, mendadak merasa gelisah, dan yang paling berengsek adalah polusi suara yang ditimbulkan orang-orang bermain tersebut. Andai saja hanya satu atau dua jam tentu bukan jadi soal, namun sudah berbeda urusannya jika para teman yang lebih memilih bermain tersebut bertahan dari pukul 7 malam sampai azan subuh berkumandang.

Satu kata yang patut ditumpahkan pada tiap wajah tersebut adalah: BERENGSEK KAU!!!

Bermain Gim di Warung Kopi Bisa Menjadi Sikap yang Bajingan
Image by Gerd Altmann from Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments