1lBn3oUcMXadgYplTY9quoFOh2yQQsKaYuogpOlq
Menampilkan postingan dari Januari, 2020
Tunjukkan semua

Retorika COD Grup Facebook

Sistem jual-beli di media sosial terutama Facebook tetap ramai. Hal tersebut terbukti secara empiris, sebab sekian tahun lalu saya telah ma...

Bagaimana Caranya Menghukum Diri Sendiri?

Begini, tulisan ini hendak mencari saran. Jika Anda –sebagai pembaca—mempunyai saran untuk menghukum diri sendiri karena telah melanggar ja...

Apakah semua penulis hidupnya hancur?

Saya berada di Tulungagung, melihat beberapa penulis yang hidupnya hancur. Setidaknya, para penulis tersebut masih bertahan. Belum bunuh di...

Laki-Laki, Kerja, dan Mertua

Telinga saya belakangan ini sering mendengar tentang pernikahan –lengkap beserta keluh-kesah di dalamnya. Usia teman-teman saya waktu kulia...

DAPUR: Celana Dalam Bekas

Ada kambing yang lepas, suara ramai itu membuat saya terbangun. Kambing menjadi korban yang dikejar-kejar. Para pengejar membawa tombak dan...

Surat Terbuka untuk Penulis Tak Tahu Diri

Selamat pagi kamu yang sedang berada di hutan. Sebuah tempat banyak parasit inang, hutan itu berada di rumahmu, di kamar gelap dan lembab t...

Puluhan Pasang Mata

Lihatlah itu, puluhan pasang mata itu! Yang selalu menatap saya. Sekarang mata-mata itu berada di hadapan. Saya tersinggung dan ingin mun...

Pisau Bedah Analisis Berita; Dipakai Semua?

Secara garis besar, dalam penggunaan pisau bedah analisis berita terdapat 2 sudut pandang (paradigma) raksasa. Paradigma pertama adalah po...

DAPUR: Kursi Kayu

“Kau diam dulu! Kau yang membuat segalanya tambah buruk!” umpat sebuah Kursi Kayu kepada Wajan. Tampaknya memang benar demikian, raut w...

LPM DIMeNSI: Dari Mahasiswa Baru Sampai Warga Sipil

Kantor LPM DIMeNSI dapat ditemui dalam kampus IAIN Tulungagung, tepatnya sebelah utara musala. LPM DIMeNSI juga dapat diundang krunya, cara...

DAPUR: Panci

Setiap hari kau selalu berurusan dengan dua elemen kehidupan. Cair dan panas. Air dan api. Hampir seluruh kegunaanmu adalah memasak air seb...

DAPUR: Pisau

Sepasang mata melihat pisau di sela apitan bambu dipan. Seperti manusia, pisau itu tampak tua, dengan noda kecoklatan nyaris pada seluruh t...

DAPUR: Prolog

Tidak ada rumah yang selalu baik-baik saja selamanya. Satu-satu persatu menemui waktu rusak. Sedang matahari sore terlihat jingga dari jala...