Sepekan Sebelum 27 November

Ini adalah hari yang akan kutandai. Sebagai engkau yang telah pergi lagi. Sekian.

Ingatlah pada hari2 yang sendiri. Dan sialnya diri paling tidak betah dengan hal itu. Asuuu...

Sejak dulu uang selalu bermasalah. Kerja keras bukan kerja bebas. Namun tidak kerja adalah tidak mulia.

Sayangnya mengapa dengan cara itu? Diri sadar bahwa benar2 pecundang. Meski sakit entah di mana itu rasanya, engkau berhak mendapat yang lebih hebat.

Carilah pahlawan super dari khayalan seperti aku membayangkan pertemuan. Semua semu belaka dan fana adanya. Selamat pura-pura masih cinta.

Satu pekan yang buruk bersama harapan busuk. Sekarang aku sedang menyusun sikap paling bajingan agar engkau bisa pelan meniggalkan. Yah, itu perbuatan bodoh belaka. Tapi tidak akan sia-sia.

Jangan percaya puisi yang ditulis seorang lelaki kesepian. Yang dibacakan dengan kantuk setengah mabuk.

Selamat malam jiwa-jiwa yang sudah mengantuk di depan saya. Puisi ini adalah dongeng sebelum tidur Anda. Siaplah pada pagi dan segala pilunya.

Sepekan Sebelum 27 November
Image by m storm from Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments