Keracunan Nikotin Mod Pod dan Beberapa Catatan Lain

Saya pernah mencoba beberapa Mod, dan pernah mencoba lebih banyak Pod. Pod dari Druga bernama Narada-lah yang paling garang untuk Throat Hit (TH). Bagaimana tidak, Druga Narada tersebut tidak ada pengatur watt untuk tegangannya. Pun tidak ada mode seperti low - middly - high.

Rokok elektrik --baik Mod maupun Pod-- saya kenal sejak seminggu lalu. Ada beberapa hal yang menarik, terutama karena keinginan untuk berganti-ganti jenis perangkat serta melakukan lebih banyak explorer tentang liquid di awal-awal.

Hal di atas dilakukan biar saya mengenal lebih cepat, kemudian menemukan rasa paling cocok dengan lidah ini. Anda tentu saja bisa melakukan selain dengan hal tersebut, berganti-ganti perangkat (Mod dan Pod) membutuhkan lebih banyak modal, terlebih berganti-ganti liquid juga.

Untuk Anda yang tidak ingin kehilangan rasa nikmat dari isapan rokok --terutama Surya 12-- sangat tidak disarankan menggunakan rokok elektrik. Nikmatilah rokok Anda selagi lidah dan tenggorokan belum terkontaminasi rasa yang lebih lezat dan bervariasi dari Mod Pod rokok elektrik. Namun tidak ada salahnya mengetahui beberapa istilah di dalamnya.

Beberapa Istilah dalam Rokok Elektrik

Akan sedikit saya bahas terkait beberapa istilah yang paling umum digunakan ketika menggunakan rokok elektrik. Beberapa istilah di bawah ini sangat mungkin jauh dari kata lengkap, sebab saya sendiri masih semingguan berada dalam dunia berisapan cloud tersebut. 

Baca juga:
  1. Mod adalah mesin dari vapor itu sendiri. Mod menggunakan liquid jenis freebase.
  2. Pod juga demikian, namun hal yang membedakan antara Mod dan Pod adalah watt (tegangan listrik yang dikeluarkan). Pod mempunyai tegangan lebih kecil dan bentuk lebih ramping dibanding Mod. Pod pada awalnya dikhususkan untuk penggunaan liquid jenis saltnic.
  3. AIO (All In Online) adalah istilah untuk mesin vapor sendiri, yang lebih banyak menggunakan cartridge RTA sebagai penampung liquid. AIO disebut juga sebagai Mod Pod karena bisa dilakukan isapan dengan teknik MTL ataupun DTL. AIO juga mendukung penggunaan liquid baik freebase maupun saltnic.
  4. MTL (Mouth To Lung) adalah teknik nyedot (bukan nyepoong) yang asapnya mampir ke mulut dulu. Anda tidak perlu langsung menggiring cloud langsung ke paru-paru. Mudah kata, MTL ini seperti merokok pada umumnya.
  5. DTL (Direct To Lun) adalah teknik nyedot yang asapnya enggak mampir dulu ke mulut, langsung ke paru-paru. Perbedaan antara DTL dan MTL selain teknik nyepoongnya adalah produksi cloud DTL jauh lebih banyak daripada MTL.
  6. Saltnic (Salt Nicotine) adalah salah satu jenis liquid. Saya belum tahu benar terkait penjelasannya, yang jelas liquid jenis nikotin garam mempunyai kandungan nikotin lebih banyak. Rata-rata antara 15 hingga 60 mg.
  7. Freebase adalah jenis liquid lainnya, kandungan nikotin yang ada dalam freebase adalah 0 sampai dengan 6 mg. Tergantung penggunaan, liquid jenis freebase ini paling banyak digunakan pada Mod vapor menggunakan tegangan coil antara 0.1 hingga 0.3 Ω.
  8. Cloud adalah istilah lain untuk asap yang kalian isap (inhale) dan keluarkan (exhale) itu.
  9. RTA adalah tang yang dipakai untuk menampung liquid di Pod. Sedangkan RDA adalah seperangkat kapas, coil, dan tetesan liquid dalam Mod. Meski pada perkembangannya terdapat juga RBA dalam Pod, sehingga Anda bisa mengatur tegangan Ω sendiri, merakit kapas dan coil sendiri untuk merasakan sensasi (seni) main vapor, meskipun pakai Pod AIO.
Setidaknya itulah beberapa istilah yang paling umum digunakan ketika hendak mencoba rokok elektrik. Masih ada beberapa istilah lain yang lebih kompleks seperti RDTA, atau pengenalan terkait kemampuan seperti leaking, airflow, dan lain-lain.

Cara Paling Efektif Mencoba Mod Pod dan Liquid 


Dari penjelasan di atas, maka letak kunci yang sering dilakukan oleh pemula seperti saya adalah mencoba berbagai jenis kemampuan Mod Pod dan Liquid. Oleh karena itulah akan diberikan tips berdasarkan pengalaman empiris dalam mendapatkan (atau diberi kesempatan mencoba) liquid yang paling murah dan menguntungkan.

Baca juga:

Cara paling MURAH agar tetap mendapat pengalaman merasakan semua rasa liquid selain membeli adalah meminta. Anda bisa mulai dengan berkumpul dengan komunitas atau teman sehobi, cobalah beberapa liquid dari mereka tersebut. Biasanya teman Anda yang sudah cukup lama menggeluti dunia rokok elektrik memiliki lebih dari satu liquid. BINGO!!!

Jangan berhenti hanya sampai di situ, Anda juga perlu melakukan percobaan langsung menggunakan Mod maupun Pod milik teman Anda. Jika dibutuhkan gunakan perangkat rokok elektrik milik teman Anda tersebut sampai coil gosong. Rasakan kapas terbakar, dan minta maaflah. Maka Anda akan segera dimaafkan karena teman Anda menyadari, bahwa Anda masih pemula dalam dunia isap-mengisap.

Keracunan Nikotin dan Cara Mengatasi


Kembali lagi pada persoalan awal. Dikarenakan saya mencoba liquid baru, tidak terlalu besar kandungan nikotinnya, hanya 25 mg. Sudah membuat beberapa gejala yang mirip masuk angin parah. Gejala-gejala tersebut di antaranya adalah:

  • Awal mula adalah puyeng, seperti ketika Anda menenggak segelas Anggur Merah. Merasakan kepala enteng dan lama-kelamaan rasa enteng puyeng tersebut berubah menjadi pusing.
  • Perut terasa panas (hangat) kemudian untuk gejala yang lebih parah adalah muntah-muntah. 
  • Keringat terasa dingin, badan gemetar, dan gelisah. 
  • Napas tidak stabil dan untuk gejala lebih parah adalah batuk-batuk.
  • Intinya, rasanya keracunan nikotin seperti menjemput sakarotul maut.

Jika Anda merasakan hal-hal di atas, segera lakukan pertolongan pertama. Untuk pertolongan pertama sendiri juga mesti dilakukan dengan segera. Usahakan jangan sendiri, tetapi minta teman Anda untuk menemani. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Anda pingsan karena tidak bisa menahan gejala keracunan tersebut. 

Akibat paling parah dari keracunan nikotin adalah kematian. Anda bisa mencoba kadungan nikotin 60 mg pada Mod dengan coil terbaca 0.24 Ω serta tegangan 200 watt diisap pakai teknik DTL sekitar 10 kali inhale panjang. Alangkah jauh lebih baik Anda jangan sampai mencoba hal di atas. Alangkah jauh lebih baik, sayangi nyawa Anda.

Sedangkan untuk cara mengatasi keracunan nikotin adalah dengan beberapa kiat.

  1. Cara pertama dengan meminum lebih banyak air putih. Saya yakin Anda lebih suka bolak-balik kencing gara-gara minum terlalu banyak air daripada harus meninggal dunia.
  2. Menunggu efek nikotin lenyap dari tubuh. Hal tersebut bisa berlangsung antara 1 hingga 8 jam tergatung tubuh Anda. Setiap tubuh manusia mempunyai kadar maksimal nikotin yang bisa diserap oleh tubuh. Jika melebihi kadar tersebut, tubuh Anda akan memberi respon dengan gejala-gejala keracunan seperti di atas tadi. 
  3. Jika Anda berada di kampus, alangkah lebih baik langsung mendatangi Korp Suka Rela (KSR) klinik kampus. Saya yakin para mahasiswi yang menjaga KSR akan lebih bisa membuat Anda rileks dan tenang dibanding obatnya yang diberikan.
  4. Jika gejala menjadikan Anda semakin tidak nyaman, dan rasa-rasanya sudah benar-benar sakarotul maut, maka minta teman Anda membawa jasad Anda tersebut segera ke rumah sakit terdekat untuk menahan nyawa melayang.

Lebih baik lakukan pencegahan keracunan nikotin daripada harus mengobati. Pencegahannya adalah dengan mengucap basmallah sebelum mengisap liquid baru. Kemudian melihat kadar nikotin lebih dulu, mengendus aromanya, dan tidak terlalu sering melakukan inhale.

Melakukan lebih sedikit inhale terutama pada pagi hari setelah bangun tidur, selain membantu tubuh menyerap nikotin yang tidak berlebihan, juga baik untuk coil Mod maupun Pod Anda. Ketika bangun pagi usahakan melihat dulu apakah kapas Anda masih basah atau sudah kering. Anda bisa saja tersentak karena kaget rasa liquid enak berubah menjadi kapas gosong. Keracunan kapas gosong.

Sebenarnya tulisan ini hanya sekadar untuk catatan pribadi. Bahwa saya pernah merasakan gejala keracunan nikotin dan menganggapnya sebagai bagian kecil sakarotul maut. Ceritanya begini: saya pasang Alacarte kuning dengan kandungan 25 mg nikotin saja pada cartridge Druga Narada yang mengusung coil 0.5 Ω. Sayang sekali coil Narada hanya 0.5 dan 0.6 saja. 

Berhubung Narada sangat simpel, maka tidak ada pengaturan untuk watt tegangan. Saya isap saja pakai MTL dengan basmallah, kemudian merasa garukan di tenggorokan. Rasa tidak keluar. Saya isap lagi dengan basmallah DTL. Rasa belum keluar malah kepala saya puyeng, saya cari rasa dengan terus melakukan inhale panjang tanpa peduli dengan coil. Dan puluhan inhale panjang selanjutnya, yang malah membuat kepala saya dari puyeng menjadi pusing. Persis ketika Anda menenggak 2 botol Anggur Merah sendirian.

Hal demikian juga dilakukan oleh seorang teman, dia isap 3x saja dan langsung meminta pulang karena kepalanya kurang beres. Watt yang tidak tampak benar-benar membuat ketar-ketir, apalagi ohm coil dengan nilai 0.5 dan 0.6 sangat tidak disarankan pada liquid jenis saltnic. BRUTAL!!!

Baca juga:

Saran dari saya, jika Anda menyukai rasa rokok seperti kenikmatan Surya 12, dan tidak ingin kehilangan sensasi isapan tersebut, jangan tergoda dengan mengisap milik teman. Bukan mengisap kontil tetapi mengisap vapornya, karena rasa di rokok Anda benar-benar menjadi hambar. Terutama untuk rokok bukan putihan.

Pun jika sudah terlanjut menggunakan rokok elektrik, carilah referensi lebih banyak dan teman yang paham dengan dunia vapor dan yang terpenting adalah jujur. Ada saja teman apatis yang menggoda Anda untuk membeli liquid hanya agar bisa mencoba rasanya. Teman model demikian seperti makelar, meski rasanya kurang enak akan dibilang enak.

Saya sendiri lebih menyukai kejujuran, meski setelahnya terjadi baku hantam. Jangan sampai keracunan. Atau jika Anda penasaran atau ingin mencicil bagaimana rasa sakarotul maut maka lakukan inhale saltnic 60 mg, dengan coil 0.2 Ω, menggunakan tegangan 200 watt berkali-kali. Namun sekali lagi, sayangi nyawa Anda. Letakkan semua pada tempatnya yang sesuai. //

Keracunan Nikotin Mod Pod dan Beberapa Catatan Lain
Gambar oleh StockSnap dari Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments