Aku Akan Meninggalkannya!

Pernah engkau lihat lelaki menangis? Jika belum biarkan saya cerita malam ini.
Dahulu kala ada sepasang kekasih. Pada malam berlalu sang perempuan selalu meninggalkan.
Datang terseok kelelahan. Tengah malam bahkan pagi menjelang.

Si lelaki belum tidur. Hanya pura-pura mendengkur.
Itu lebih baik untuknya. Guna menutup tangisnya.
Ketika malam terus sendiri. Pada tangis entah berapa kali, dia berdoa kepada Tuhan.

Ya Tuhan! Ya Tuhan! Jika malam besoknya dia tetap pergi tanpa kabar. Aku akan meninggalkannya!

Pada malam selanjutnya si lelaki tetap teguh dengan pura-pura kukuh.
Dia berdoa ketika malam saat si perempuan pergi keluar, dan diulangi pada malam selanjutnya meski tanpa kabar.
Bunyinya sama saja dengan malam sebelumnya.

Ya Tuhan! Ya Tuhan! Jika malam besoknya dia tetap pergi tanpa kabar. Aku akan meninggalkannya!

Tiap Malam dilalui tanpa perempuan, tanpa kabar.
Hanya kekosongan dan sendirian.
Bersama doa-doa yang selalu sama saja.

Ya Tuhan! Ya Tuhan! Jika malam besoknya dia tetap pergi tanpa kabar. Aku akan meninggalkannya!

241119 (bukan di balai desa)

Aku Akan Meninggalkannya!
Image by Olya Adamovich from Pixabay

Tinggalkan Komentar

0 Comments