Anekdot Keempat

KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI

Seseorang berdiri di depan banyak orang yang berteriak. Dia membawa selembar kertas bertuliskan: KPK DULU DICACI SEKARANG MENCOBA DIBANGKITKAN LAGI, UNTUK DICACI KEMBALI. //


***

TEMUAN BESAR

Seorang lelaki berniat mengejek temannya, melontarkan kata-kata menyakitkan, "Kenapa kau tidak tampan? Malang sekali, dan sekarang kau malah murung begitu."

Temannya memang murung. Jongkok bersandar pada tembok putih terkelupas. Wajahnya terbenam di antara dua kaki.

Dia bangkit dan membalas, "Benar, aku memang murung. Mengapa belum ada perempuan beruntung yang menemukanku." //


***

TIDUR BERSAMA

"Aku ingin kelak bisa tidur berpeluk erat denganmu. Pasti hangat luar biasa."

"Kamu belum pernah melakukannya?"

"Ha--Tentu saja belum!"

"Sama pacarmu yang lain?"

"Mereka sama sepertimu, Sayang. Selalu muntah lebih dulu sebelum aku berada satu meter di dekatnya." //

Anekdot Keempat - seloki
Image by JL G from Pixabay

Baca juga:
1. Angka (anekdot)
2. Kesepian (anekdot)
3. Nama Tuan Siapa? (anekdot)

Tinggalkan Komentar

0 Comments