Kuda Troya: Solusi Pemenangan 10 Tahun Perang dalam 1 Malam

Kuda Troya: Solusi Pemenangan 10 Tahun Perang dalam 1 Malam

Secara fisik, Kuda Troya adalah patung kuda kayu raksasa yang dibuat pasukan Yunani untuk mengelabuhi pasukan Troya.
Sehingga perang besar selama 10 tahun yang diberi nama Perang Troya itu dapat diakhiri dengan kemenangan di tangan Yunani.
Perang ini dipicu oleh tingkah para dewa. Ketika pernikahan Peleus, semua dewa dan dewi diundang kecuali Eris Dewi Perselisihan.
Eris merasa tersinggung dan melempar perhiasan emas di tengah pesta. Perhiasan itu terbuat dari emas, dan berbentuk mirip buah apel. Sialnya ada tulisan "untuk yang tercantik". Yang kemudian diperebutkan oleh 3 dewi yakni Hera, Aphrodite, dan Athena.
Mereka meminta pertimbangan kepada Raja Para Dewa. Tapi Sang Raja tidak mau memihak, maka keputusan diserahkan kepada lelaki paling tampan sedunia, Paris Putra Raja Troya.
Agar Paris memilihnya, setiap dewi menjanjikan hadiah. Paris yang dianggap sebagai lelaki paling tampan sedunia, tergiur dengan hadiah "wanita paling cantik sedunia". Sehingga dirinya memenangkan Aphrodite.
Dua lainnya, Here menawarkan bahwa dirinya akan menjadi raja yang sangat kaya. Athena berjanji bahwa dirinya akan menjadi pemimpin perang yang berjaya.
Aphrodite menepati janji, dan wanita cantik itu adalah Helene yang merupakan Istri Raja Sparta.
Meski sudah menjadi istri orang, Paris tetap bersikeras pergi ke Sparta untuk menjemput Helene. Dengan dibantu oleh Panah Asrama anak Aphrodite yang dijuluki Cupid (dalam mitologi Romawi), Helene menjadi cinta dengan Paris dan mau diajak kabur ke Troya.
Inilah yang membuat Raja Sparta marah besar. Yang kelak jadi Perang Troya. 
Pada saat Raja Sparta ini menikahi Helene, Zeus Raja Para Dewa telah memerintahkan untuk semua pangeran Yunani melindungi pasangan ini. Sehingga dalam Perang Troya, sebagian besar pasukan malah berasal dari Yunani dan bukan Romawi.
Setelah perjalan panjang, hingga sampai ke Troya, selama bertahun-tahun pasukan Yunani tidak bisa menembus benteng pertahanan Troya. Hingga ada ide gila namun berhasil dari seseorang bernama Odysseus. Ide itu kelak dikenal sebagai "Kuda Troya".
Pasukan Yunani pura-pura meninggalkan Troya, sementara Kuda Troya ini masuk ke dalam benteng pertahanan karena dianggap sebagai sedekah kekalahan Yunani. Di dalam patung kayu kuda raksasa ini, ada prajurit elit yang bersembunyi dan menyusup mengacaukan benteng pertahanan Troya dari dalam.
Pasukan Yunani yang berada di dalam memberi tanda bahwa pertahanan sedang lemah, dan pasukan Yunani yang sebenarnya tidak pergi tersebut masuk. Strategi perang Kuda Troya ini akhirnya mengakhiri perang 10 tahun yang dipicu karena hasrat akan perempuan. //

Post a Comment

0 Comments