Kelahiran


"Mabuk Tulisan, Merawat Kesadaran." Begitulah kiranya kalimat yang hendak saya pakai jadi jargon untuk situs web pribadi ini. Jumat pukul 1 dini hari, saya tuntas membuat sendiri logo sederhana di atas. Begitulah manusia menyibukkan dirinya, saat hendak membuatnya, saya punya harapan. Seperti kebanyakan pasangan, punya harapan ketika bercinta, ada yang berharap jadi anak, ada yang berharap tidak terbuat. 
Selamat datang ke dunia pada 22 Februari 2019. Kau lahir tanpa cahaya, kau mesti mencarinya sendiri. Menunggu senter orang-orang meronda, atau menunggu fajar meskipun lebih lama.

Seloki sendiri, jika tak salah saya ingat, berasal ketika di lingkaran orang-orang sinting itu. Yang mampu merayakan kesengsaraan hidup dengan cara menyenangkan. Mereka membuka botol Anggur Merah dan salah satu mengeluarkan gelas kecil, mereka menamainya seloki.

Definisi dari KBBI Daring makin membuat saya yakin segera mengambil domain ini. Selain hanya enam karakter, seloki juga mengantarkan ingatan-ingatan indah dan menyenangkan pada hidup saya, bahwa kesengsaraan ini bisa dinikmati juga. Bahwa tidak semua kesedihan itu kelam. Bahwa tidak semua mabuk itu haram.




Tinggalkan Komentar

0 Comments