5 Famous Lost Cities in The World in One Night


Manusia hidup di suatu lingkungan. Dalam hal ini adalah tempat. Misalnya desa, dengan struktur kepemimpinan yang jelas, lengkap dengan kepala desa, sekretaris desa, dan lain sebagainya. Untuk lingkungan yang lebih luas, kita biasa menyebut kabupaten/kota.
Zaman dulu, bahkan sejak Zaman Perunggu sudah ada lingkungan-lingkungan demikian. Kemudian hilang sebab bencana alam hingga dikaitkan dengan azab Tuhan.
Kota-kota hilang tersebut di antaranya --yang sudah tidak asing-- Kota Sodom dan Atlantis.
Beberapa penjelasan 5 kota hilang yang didapat dari berbagai sumber:

1. Kota Akrotiri (Santorini)

Pengengatuhan bisa membangkitkan keinginan paling purba dari manusia untuk saling bunuh. Selain itu, pengetahuan bisa mengantarkan manusia pada masa lalu. Jalan untuk mencapai pengetahuan masa lalu salah satunya berasal dari buku.
1967 tim arkeolog Yunani menemukan buku kuno di Pulau Santorini. Buku itu menuntun untuk menemukan ada kota yang pernah ada manusia yang hidup di sana. Dimulai dari bagian selatan Akrotiri sesuai petunjuk di buku kuno tersebut.
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
imgsrc: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/5a/Ancient_Akrotiri.jpeg
Diperkirakan Kota Akrotiri dibangun sekitar tahun 1500 SM. Sedangkan lenyap sebab letusan gunung di Pulau Thera pada tahun 1600 SM.
Tim arkeolog Yunani itu menemukan peninggalan-peninggalan yang menunjukkan peradaban yang telah maju. Ya, cukup maju jika dibandingkan dengan kota lain di Zaman Perunggu saat itu. Beberapa di antaranya: irigasi air hangat dari gunung, kuil tempat upacara, dan lukisan.
Kota Akrotiri dikenal sebagai kota yang gencar dengan peradaban lukisan. Beberapa di antaranya lukisan dewa dan tumbuhan. Meskipun kita tahu, bahwa banyak yang hilang. Bukti yang lenyap. Sehingga membuat fragmen yang berongga tentang sejarah untuk pengetahuan kita.

2. Kota Pompeii

Kota kedua berada di Zaman Romawi Kuno. Kita meloncat ke Italia. Sama seperti Akrotiri, Kota Pompeii hancur sebab letusan gunung Vesuvius pada 79 M.
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
imgsrc: wikipedia
Kita bisa menyebut Pompeii tertidur. Sebab setelah 1600 tahun, kota ini digali kembali oleh manusia sebab tertutup material letusan. Dikumpulkan informasi tentangnya. Dan diteliti tentang kebudayaan dan peradabannya.
Kota Pompeii berada di kaki gunung. Banyak ditemukan lukisan di dinding. Barangkali Akrotiri juga terdapat, sayangnya kota itu hancur dan tidak seutuh Pompeii ketika digali kembali.
Lukisan-lukisan tersebut menjadi kekayaan budaya yang dahsyat. Para arkeolog dan geolog mempelajari tipografi Kota Pompeii.
Selain lukisan di dinding, mereka juga menemukan lukisan erotis. Namun pada 1819 ketika diadakan pameran penemuan tersebut, Raja Francis I marah melihatnya dan memerintahkan untuk memindahkan penemuan tersebut dan membatasi penonton.
Barang-barang erotis dari Pompeii dipindah ke museum lain yang hanya bisa diakses oleh para ilmuan (Wiki).


3. Sodom dan Gomora

Kota ini tidak akan asing di telinga kalian. Sodom dan Gomora telah diceritakan di kitab kerajaan serta kitab suci. Ada yang mengatakan Gomora sebagai Amora.
Kota Sodom diadopsi Indonesia menjadi sodomi. Dalam KBBI V, sodomi berarti: pencabulan dengan binatang. Sanggama antarmanusia secara oral atau anal.
Selain itu, kota ini disangkut-pautkan dengan kegiatan seksual yang dianggap 'melenceng' dan cikal kategori bokep Homoseksual.
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
imgsrc
Sodom dan Gonora adalah dua di antara 5 kota yang secara kolektif disebut sebagai Kota Lembah Yordan. 3 kota lainnya adalah Adma, Zeboim, dan Bela.

4. Kota Machu Phiccu

Disebut juga sebagai kota Inca yang hilang. Mirip dengan Pompeii, Kota Machu Phiccu berada di pegunungan. Pada ketinggian sekitar 2300 MDPL.
Kota ini dibangun pada awal abad 15. Meski sama-sama berada di pegunungan, ada bedanya juga dengan Pompeii, Machu Phiccu hilang bukan sebab bencana alam. Kota Machu Phiccu ditinggalkan ketika Spanyol menaklukkan Kerajaan Inka. Kemudian dilupakan hinggap pada abad 20 ditemukan kembali oleh arkeolog, Hiram Bingham. 
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
imgsrc: wiki_id
Jika ada yang hendak pergi ke surga, saya sarankan untuk mengunjungi kota ini. Machu Phiccu dikenal juga sebagai kota di atas angin. 
Atas ekspedisi tersebut, dia bersama timnya membukukan penemuan tersebut dengan judul Across South America. Kota surga ini berada di Peru, Amerika selatan.

5. Atlantis (Indonesia)

Angka 5 bukan sekadar kota, melainkan pulau! Referensi pertama tentang Atlantis berasal dari dialog Plato, Timaeus dan Critias pada 360 SM.
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
Peta Altantis oleh Ignatius
Atlantis dianggap sebagai kota yang memiliki peradaban paling maju. Dengan manusianya yang mampu mengendalikan lebih dari 10% kemampuan otak. Manusia bisa terbang bukan sebuah keanehan di sana.
Konon katanya, sebab alasan kemampuan manusia yang sedemikian mirip dewa tersebut, Atlantis dibalik pulaunya dan muncul Indonesia. Dongeng ini diceritakan oleh teman saya, tentu sangat mungkin keliru, tapi setidaknya saya merasa terhibur karenanya.
Pada Era Klasik dongeng Atlantis seperti mati suri, kemudian hidup kembali setelah Francis Bacon menulis New Atlantis pada Era Modern.
Jika kalian ingin mengetahui lebih banyak tentang Atlantis, saya sarankan untuk membangkitkan kembali Plato dan Bacon untuk menemui kalian, atau jika itu mustahil, kalian bisa menemui mereka di alam baka.

6. Dukuh Legetang (bonus)

Dukuh legetang secara geografis terletak di Lereng Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Konon katanya, sebab tanah subur di sana sehingga para petani hidup hedonis yang mapan, mereka berfoya-foya.
5 Famous Lost Cities in The World in One Night
imgsrc: repo inet
Dukuh ini dikenal sebagai Sodom Gomorahnya Nusantara. Banyak yang mengaitkan musnahnya dukuh ini dengan hal-hal mistis. Seperti terangkatnya separuh gunung Pengamun Amun dan menimpa dukuh tersebut. 
Penduduknya dikatakan sebagai tukang maksiat, minum minuman keras, joget erotis yang berakhir dengan persetubuhan. 
Tapi kita sebut saja kejadian tersebut sebagai longsor sebab hujan yang deras membuat lumpur gunung turun ke desa tersebut. Biar arwah yang telah mangkat tidak gusar sebab dibicarakan dengan keburukan.

Kesimpulan

Bencana atau azab yang telah memakan banyak nyawa setidaknya bisa membuat pelajaran untuk kita. Bahwa kesenangan berlebihan tidak baik, ilmu yang angkuh tidak baik, dan terburu-buru menemukan rahasia alam juga tidak baik.
Semua kejadian di muka maupun kelamin bumi tidaklah terlepas dari kehendak Tuhan. Mari jadi manusia biasa yang bersikap biasa. Menyikapi semua kejadian dengan biasa dan tidak berlebihan.
Seperti filsafat Jawa: Ojo Gumunan, Ojo Kagetan, Ojo Dumeh. (Jangan gampang kagum, jangan gampang kaget, jangan sombong). //


Post a Comment

0 Comments